y_key_524af0e9c22d174b.html
  • Welcome to my blog!

Assalamualaikum wr.wb Di dunia ini fenomena dan misteri tak ada henti-hentinya terus mengalir seperti air dan akan terus ada. Anda pasti akan bertanya-tanya kenapa, ada apa dan kapan peristiwa itu terjadi. Maka saya akan menjabarkan dalam blog ini dan akan terus saya update. Terima kasih atas kunjungan anda. Komentar anda akan bermanfaat bagi perbaikan saya. Sumber referensi: inilah.com Wassalamualaikum wr.wb

Add advertise here!

Your Ad Here

Kiat-kiat sukses menghasilkan uang dari internet ada disini

About Me

Foto saya
Bekasi, Jawa Barat, Indonesia
Janganlah berhenti untuk mencari teman NPM : 43A87006110184

Cari Tulis Disini

Misteri Kota Atlantis, Kota Yang Hilang
Diposting oleh Afvha Faisal


              Atlantis. Ya, kata itu sering di gunakan untuk melambangkan tempat kemegahan. Namun, apa anda mengetahui tentang sejarah kota atlantis sebenarnya? Mari kita simak penelusurannya.
              Atlantis adalah misteri yang menggoda para ilmuwan, dan kaum spritualis untuk menelisik kembali peradaban maju manusia yang, konon, hilang. Setidaknya, ribuan buku telah ditulis ihwal legenda itu. Pada mulanya adalah Plato (427-347 SM), filsuf Yunani, mencatat cerita soal benua hilang itu dalam dua karyanya, Timaeus dan Critias. Keduanya adalah karya terakhir Plato, yang ditulis pada 347 SM. Pada tahun sama pula Plato meninggal. Dikisahkan di kedua karya itu, Atlantis adalah kota dengan peradaban tinggi dan teknologi sangat maju.

             Atlantis, kata Plato, punya kekuatan maritim dahsyat, dan berada di depan "Pilar-pilar Hercules." Tanahnya subur, rakyatnya makmur. Dia semacam surga di bumi, yang wilayahnya meliputi barat Eropa hingga Afrika. Plato mengatakan, Atlantis  hadir sekitar 9.000 tahun sebelum mazhab Solon, atau 9.600 tahun sebelum zaman Plato hidup.

             Kejayaan Atlantis, kata Plato, mulai pudar setelah gagal menguasai Athena, negeri para dewa dan dewi. Petaka menimpa Atlantis sehingga pulau itu hilang ditelan laut dalam hitungan hari. Para penghuni yang selamat pergi mencari tempat baru. Atlantis akhirnya menjadi "surga yang hilang."

              Memang, banyak orang ragu pada cerita Plato yang mirip dongeng itu. Tapi, seperti dijelaskan Alan Cameron dalam buku "Greek Mythography in the Roman World" terbitan Oxford (2004), mitologi adalah tiang bagi budaya elit bangsa Yunani. Meski banyak yang meragukan kebenarannya, tapi kisah itu bisa jadi refleksi peristiwa tertentu di masa lalu. Ada yang menyebut cerita itu diilhami kisah masa lalu, seperti letusan Gunung Thera atau Perang Troya. Atau simak juga klaim bahwa Plato terilhami sejumlah peristiwa kontemporer di masanya, seperti runtuhnya dinasti Helike pada 373 SM. Atau, gagalnya invasi militer Athena atas Pulau Sisilia pada perang tahun 415-413 SM.

               Di awal peradaban moderen, kisah Atlantis itu dihidupkan kembali oleh para penulis aliran humanis di era Renaissance Eropa. Salah satunya Francis Bacon, yang menerbitkan esei berjudul "New Atlantis" pada 1627. Dalam tulisannya, Bacon melihat Atlantis sebagai suatu masyarakat utopis yang dia sebut Bensalem. Letaknya di pesisir barat benua Amerika. Penulis lain tak mau kalah. Olaus Rudbeck, melalui tulisannya pada 1679, beranggapan Atlantis berada di negara kelahirannya, Swedia. Negara itu disebut Rudbeck sebagai awal lahirnya peradaban, termasuk bahasa.

                 Ilmuwan kenamaan Inggris, Sir Isaac Newton pun unjuk pendapat. Pada 1728, penemu teori gravitasi itu menerbitkan karya berjudul "The Chronology of the Ancient Kingdoms Amended."  Newton juga penasaran mempelajari penjelasan mitologis terkait Atlantis. Meski tak menyinggung khusus Atlantis, Newton memaparkan peristiwa bersejarah di sejumlah tempat, yang punya masa gemilang mirip Atlantis versi Plato. Misalnya,  kejayaan Abad Yunani Kuno, Kekaisaran Mesir, Asuriah, Babilonia, Kuil Salomo, dan Kerajaan Persia.

                  Mitologi Atlantis juga membuat rezim Nazi di Jerman terusik. Pada 1938, seorang pejabat tinggi polisi khusus Nazi, Heinrich Himmler, kabarnya membentuk tim ekspedisi ke Tibet. Soalnya, ada cerita Atlantis itu dibangun bangsa Arya, nenek moyang orang-orang Jerman. Misi itu gagal. Keyakinan Nazi itu belakangan diragukan sejumlah ilmuwan.

                  Belakangan ini dikabarkan ilmuan telah meneliti kembali tentang keberadaan kota Atlantis. Mitos menyebutkan, kota Atlantis ini hilang disapu oleh badai Tsunami sejauh 96 km. Sungguh dahsyatnya kekuatan alam waktu itu. Untuk memecahkan misteri ini, tim menggunakan foto satelit yang diduga kota tenggelam yang ada di situs di utara Cadiz, Spanyol itu. Seperti dikutip Huffington Post, Atlantis terkubur di rawa luas Dona Ana Park.

                  Tim arkeolog dan geolog 2009 dan 2010 menggunakan perpaduan radar bawah tanah, peta digital dan teknologi bawah air untuk mensurvei situs itu. Temuan Freund di Spanyol tengah ini merupakan serangkaian ‘kota peringatan’ yang dibangun di Atlantis oleh orang-orang yang selamat setelah kota hilang itu disapu tsunami.
Selain itu, temuan ini memberi peneliti bukti tambahan dan kepercayaan diri akan keberadaan Atlantis, tambah Freund. Penghuni Atlantis yang selamat dari tsunami melarikan diri ke daratan utama dan membangun kota baru.

                  Sungguh indah apabila kota Atlantis kembali ada di dunia ini. Untuk lebih pastinya tantang keberadaan kota Atlantis, hanya sejarah yang dapat berbicara.

Photo

Senin, 14 Maret 2011

di 2:34:00 PM


Label:

0 comment:

Mudah Berbisnis

Cara Mudah Mencari Uang

klik saya

Streaming Live Visitors

Followers

Like Facebook

My Favorite Blog

Buy and sell Text Links

Kotak Obrolan


ShoutMix chat widget

Chitika